31 C
Indonesia
Friday, August 14, 2020
Bk8 Taruhan Bola Online Terpercaya Dan Resmi Di Indonesia, Malaysia, Thailand Dan Vietnam
Home Berita Online Gaming Polisi Malaysia menghancurkan kelompok penipuan valuta asing untuk menangkap 24 orang Cina

Polisi Malaysia menghancurkan kelompok penipuan valuta asing untuk menangkap 24 orang Cina

Panduan: Polisi Johor Malaysia menghancurkan basis kelompok penipuan valuta asing dan menangkap 24 warga Tiongkok di tiga unit apartemen di Princess Iskandar.

Malaysia Polisi Johor Malaysia menghancurkan basis penipuan kelompok valuta asing dan menangkap 24 warga Tiongkok di tiga unit apartemen di Iskandar Princess City.


Kepala Sheriff Johor, Datuk Ayurgan, menunjukkan bahwa Tim Investigasi Kejahatan Komersial Markas Besar Kepolisian Johor dan Tim Investigasi Kejahatan Komersial Kota Putri Iskandar menyerang Kota Putri Iskandar pada pukul 4.30 malam pada tanggal 17 Tiga unit di satu apartemen menangkap 24 warga negara Tiongkok yang dicurigai melibatkan penipuan valuta asing.


Dia mengatakan bahwa dari tersangka yang ditangkap, 19 adalah pria, lima lainnya adalah wanita. Orang-orang Tionghoa ini percaya bahwa mereka menghubungi para korban melalui telepon, dan menggunakan investasi valuta asing untuk memperoleh pengembalian tinggi dalam jangka pendek sebagai umpan, membiarkan para korban ketagihan.


“Pada saat yang sama, polisi juga menangkap seorang pria Tionghoa setempat yang diyakini sebagai administrator kejahatan.”


Ayurgan mengadakan konferensi pers di Markas Besar Kepolisian Johor kemarin pagi untuk mengungkapkan kasus tersebut.


Dia mengatakan bahwa polisi memperoleh sejumlah besar barang selama operasi, termasuk 14 komputer laptop, 4 komputer desktop, 84 ponsel, 6 modem dan sebagainya.


Dia mengatakan bahwa polisi telah membuka file untuk menyelidiki kasus tersebut dan mengutip Pasal 420 (Penipuan) KUHP dan Pasal 6 (1) (c) Undang-Undang Keimigrasian 1959/1963 (tanpa izin tinggal yang sah) untuk menyelidiki kasus tersebut.


Menurut Pasal 420 KUHP, setelah dihukum, hukuman maksimal bagi orang yang terlibat adalah 10 tahun penjara, denda dan hukuman cambuk. Adapun bagian 6 (1) (c) Undang-Undang Keimigrasian 1959/1963, setelah dinyatakan bersalah, ia akan didenda hingga RM10.000, atau dipenjara hingga 5 tahun, atau keduanya.


“Ke-24 tersangka Tiongkok akan ditahan dari tanggal 18 hingga 31 bulan ini, sementara lelaki setempat akan ditahan selama 3 hari, dari tanggal 18 hingga tanggal 20 bulan itu.”

- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular

Liverpool Sukses Mendatangkan Bek Asal Yunani Kostas Tsimikas

DetikBolaAsia.com - Liverpool akhirnya sukses mendatangkan bek asal Yunani yang bermain untuk Olympiakos bernama Kostas Tsimikas. Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh...

Premier League Sepakat Kembali Batasi 3 Pergantian Pemain

DetikBolaAsia.com - Klub-klub Premier League sepakat kembali membatasi jumlah pergantian pemain sebanyak tiga slot saja untuk kompetisi musim 2020/2021. Musim baru Liga Inggris rencananya digulirkan mulai...

Joe Bryan Bawa Fulham Kembali Ke Liga Inggris

DetikBolaAsia.com - Joe Bryan sukses membawa Fulham kembali promosi ke Premier League alias Liga Inggris setelah satu tahun terdampar di Divisi Championship (divisi dua Inggris), berkat kemenangan 2-1 atas Brentford dalam...

DJ Joana Mengenakan Pakaian Ketat Gym Sambil Menduduki Sebuah Bola Fitnes Yang Besar

DetikBolaAsia - DJ Joana. Wanita bernama lengkap Putri Joanita ini merupakan adik dari seorang DJ ternama di Indonesia, yakni DJ Maharanie.