31 C
Indonesia
Monday, July 6, 2020
Home Detik News Melihat Kisah Lin Dan, Satu-satunya Pebulutangkis di Dunia dengan Koleksi Super Grand...

Melihat Kisah Lin Dan, Satu-satunya Pebulutangkis di Dunia dengan Koleksi Super Grand Slam

ChinaLin Dan sebagai salah satu pebulutangkis terbaik di dunia yang pernah ada, punya capaian fantastis yang belum bisa disamai pebulutangkis lainnya, yakni gelar ‘Super Grand Slam’. Rasanya sudah tak bisa diperdebatkan lagi bahwa Lin Dan adalah salah satu pebulutangkis yang pernah ada dalam sejarah olahraga tepok bulu tersebut. Mengawali karier profesional pada awal tahun 2000-an, total 665 kemenangan berhasil didapat pebulutangkis asal China itu, di saat hanya 128 kekalahan yang harus dialaminya.

Sebagai pebulutangkis, pria kelahiran Longyan, Fujian, China  14 Oktober 1983 itu juga mampu mewarnai 20 tahun kariernya dengan banyak raihan gelar prestisius. Mulai dari dua kali Raihan medali emas Olimpiade, lima kali gelar juara dunia, hingga enam kali jadi yang terbaik di All England bisa dicapai Lin Dan.

Tetapi dari semua capaian tersebut, ada ada satu prestasi luar biasa yang membuat Lin Dan menjadi spesial dibanding pebulutangkis di dunia lainnya hingga saat ini. Yakni ketika Lin Dan menjadi satu-satunya pebulutangkis yang bisa meraih juara di Sembilan turnamen utama yang ada di dunia bulutangkis. Atau yang bisa disebut juga sebagai ‘Super Grand Slam’. Sembilan gelar tersebut adalah dari Olimpiade, World Championships, World Cup,  Thomas Cup, Sudirman Cup, Super Series Masters Finals, All England, Asian Games, and Asian Championship. 

Kisah Lin Dan Hingga Raih Super Grand Slam Untuk mewujudkan capaian ‘Super Grand Slam’ tersebut, jalan yang harus ditempuh Lin Dan tak sepenuhnya mudah.Di tiga tahun awal dirinya berkecimpung sebagai pebulutangkis profesional misalnya. Tak ada satupun capaian gelar di sembilan turnamen itu bisa diraihnya. Meski di beberapa turnamen bergengsi lain, dirinya bisa keluar sebagai juara. Baru di awal tahun 2004, atau di usia 20 tahun, Lin Dan memulai langkah awalnya mencapai ‘Super Grand Slam’ dengan menjuarai All England 2004. Lin Dan yang kala itu sudah menyandang status pebulutangkis nomor satu dunia, bisa mengalahkan wakil Denmark Peter Gade.

Setelah All England, di bulan Mei 2004, Lin Dan juga bisa melanjutkan suksesnya dengan membawa China meraih gelar Thomas Cup 2004. Menariknya, lagi-lagi kala itu, Lin Dan menumbangkan Peter Gade di laga final, untuk membawa China menang dengan skor 3-0. Sempat gagal tampil di Olimpiade 2004 karena cedera, Lin Dan memulai tahun 2005 dengan capaian bergengsi lainnya,mulai dari World Cup hingga Sudirman Cup setelah bisa membantu China mengalahkan Indonesia di laga final. Sementara di tahun 2006, sempat kembali meraih gelar All England dan Thomas Cup, Lin Dan gagal menambah gelar bergengsi Asian Games karena kalah dari Taufik Hidayat di laga final. Namun di tahun yang sama, dirinya untuk pertama kalinya bisa menjadi juara di World Championship yang berlangsung Madrid.

Baru di tahun 2008, Lin Dan bisa menambah rangkaian gelar menuju ‘Super Grand Slam’ dengan menyabet medali emas Olimpiade, setelah megalahkan pebulutangkis Malaysia Lee Chong Wei di partai final. Tambahan gelar Lin Dan menuju ‘Super Grand Slam’ kemudian bertambah di tahun 2010, ketika kegagalannya di beberapa turnamen awal tahun, bisa ditutupnya dengan menjadi juara di Badminton Asia Championship untuk pertama kalinya. Di tahun yang sama, Lin Dan juga sukses untuk pertama kalinya meraih Medali Emas perorangan Asia Games, setelah mengalahkan musuhnya asal Malaysia Lee Chong Wei di partai final. Memasuki tahun 2011, masalah sempat mendatangi Lin Dan. Namun itu tak menghalangi rentetan gelar yang masih bisa didapatnya. Hingga akhirnya di penghujung tahun, capaian ‘Super Grand Slam’ bisa didapatnya, seiring keberhasilannya keluar sebagai juara di World Superseries Finals, selepas mengalahkan Chen Long, (18/12/12). Di usianya yang baru 28 tahun kala itu.

- Advertisment -

Most Popular

Michela Persico, kekasih Daniele Rugani Berbikini di Kolam Renang

DetikBolaAsia.com - Kekasih bek klub Serie A Juventus, Daniele Rugani, Michela Persico, berpose di kolam renang kenakan bikini saat memamerkan baby bump-nya....

Bandara Manila Terminal 3 akan dibuka untuk penerbangan Internasional mulai 8 Juli

DetikBolaAsia.com - Manila International Airport Authority (MIAA) mengumumkan hari ini bahwa setelah terus menutup selama lebih dari tiga bulan, Terminal 3 Bandara...

Menteri Luar Negeri Filipina mengisyaratkan : Perusahaan perjudian internet melanjutkan pekerjaan, BIR mengambil kesempatan untuk memeras biaya tinggi

DetikBolaAsia.com - Menteri Luar Negeri Filipina Locsin mengatakan dalam sebuah tweet pada hari Kamis (2 Juli) bahwa Operator Permainan Filipina (POGO) memang...

Pemain yang Jadi Kunci Kemenangan Pertandingan AC Milan vs Lazio

DetikBolaAsia.com - Tiga pemain yang menjadi kunci kemenangan pertandingan AC Milan vs Lazio dalam laga lanjutan Serie A Liga Italia 2019-2020.

Recent Comments